Cek IMEI Samsung

Cek IMEI Samsung gratis — pastikan HP Samsung asli atau palsu (KW/tiruan), curian, di-blacklist, atau diblokir. Cek garansi, operator, Knox Guard, dan lainnya. Cek semua Galaxy S, Z Fold, Z Flip, atau seri A sebelum beli bekas. Ini bukan cek Kemenperin — kami mengecek langsung database Samsung.

Atau gunakan cek IMEI universal kami untuk semua merek.

Silakan masukkan IMEI atau nomor seri Samsung.

Initializing Scan...

Connecting to secure server...

Loading...
0%

Advertisement


Apa Saja yang Bisa Dicek dari IMEI Samsung?

Alat cek IMEI Samsung kami mengambil data dari server garansi Samsung dan jaringan operator global. Berikut isi laporan Anda:

Model & Deskripsi

Nomor model Samsung lengkap (contoh: SM-S928BZKDEUE), nama model (Galaxy S25 Ultra), warna, dan kapasitas penyimpanan. Memastikan perangkat yang dijual sesuai dengan yang diiklankan sehingga penjual tidak bisa menipu.

Produsen & Pabrik

Pabrik Samsung mana yang memproduksi HP (contoh: SEHV = Vietnam, SEC = Korea, SEDA = China, SEHI = India, SEHZ = Brazil). Membantu memverifikasi keaslian — HP palsu (KW/tiruan) tidak akan menampilkan data pabrik yang valid.

Status Garansi & Tanggal

Apakah garansi Samsung masih aktif atau sudah habis, dengan tanggal mulai dan berakhir yang pasti. Juga menampilkan tanggal produksi dan tanggal pengiriman. Penting untuk memverifikasi umur sebenarnya dari HP.

Status Blacklist

Apakah HP telah dilaporkan hilang, curian, atau diblokir oleh operator manapun di seluruh dunia melalui blacklist global. HP Samsung yang di-blacklist tidak bisa terhubung ke jaringan seluler. Untuk pengecekan khusus, gunakan Cek Blacklist IMEI kami.

Status Knox Guard

Apakah Samsung Knox Guard aktif di perangkat. Knox Guard memungkinkan operator, perusahaan asuransi, dan perusahaan mengunci HP dari jarak jauh. Statusnya meliputi OFF, Active, Locked, atau Completed. Verifikasi Knox Guard mungkin memerlukan pengecekan lanjutan. Lihat penjelasan Knox Guard lengkap di bawah.

Operator & SIM Lock

Operator asli (contoh: Telkomsel, Indosat, XL, atau operator luar negeri) dan apakah HP terkunci SIM atau factory unlocked. Menampilkan "Sales Buyer" (operator asli yang membeli dari Samsung) dan status kunci saat ini.

Negara Penjualan & Pengiriman

Dua data terpisah: negara tempat perangkat dijual dan negara tujuan pengiriman. Kalau keduanya berbeda, HP mungkin impor BM (Black Market) dengan garansi lokal terbatas. Untuk HP SEIN resmi, keduanya menunjukkan Indonesia.

Tanggal Produksi, Kirim & Jual

Tiga tanggal: kapan HP diproduksi, kapan Samsung mengirimnya, dan kapan dijual ke pembeli pertama. HP yang diproduksi 2 tahun lalu tapi dijual sebagai "baru" adalah tanda bahaya.

Nomor Seri & IMEI2

Nomor seri perangkat, DO Number (delivery order), kode SKU, dan IMEI kedua untuk model dual-SIM. Berguna untuk cross-referencing klaim garansi dengan Samsung support.

SKU & Kode Produk

SKU Samsung lengkap (contoh: SM2S928BZKDEUE) yang mengkodekan model, warna, wilayah, dan varian operator. Memastikan spesifikasi regional persis dari perangkat tersebut.

Status Cicilan / Kredit

Apakah perangkat masih punya kewajiban finansial (cicilan, leasing, atau kredit). HP yang masih dicicil mungkin masih dalam kontrak — kalau pemilik asli berhenti bayar, operator bisa mem-blacklist HP tersebut.

Asli / Keaslian

Apakah server Samsung mengenali IMEI sebagai perangkat Samsung yang valid. Kalau IMEI tidak ditemukan di database Samsung, HP mungkin palsu (KW/tiruan) atau sudah dimodifikasi.


IMEI Mana yang Harus Dicek? IMEI1 atau IMEI2

Kebanyakan HP Samsung Galaxy adalah perangkat dual-SIM — punya dua nomor IMEI. IMEI1 untuk slot SIM utama, dan IMEI2 untuk slot SIM kedua atau eSIM. Saat Anda menekan *#06# di HP Samsung, kedua nomor ditampilkan.

Selalu gunakan IMEI1 untuk verifikasi. Ini alasannya:

Ketika HP dilaporkan hilang atau curian, operator biasanya mem-blacklist IMEI1 — identitas utama perangkat. Dalam banyak kasus, IMEI2 bisa tetap bersih meskipun perangkat sudah di-blacklist. Artinya, mengecek IMEI2 saja bisa memberikan hasil "bersih" yang salah dan membuat Anda membeli HP yang sebenarnya diblokir.

Hal yang sama berlaku untuk garansi, status Knox Guard, dan informasi kunci operator — server Samsung mengindeks catatan perangkat terutama berdasarkan IMEI1. Mengecek IMEI2 mungkin mengembalikan data yang tidak lengkap atau tidak akurat.

Cara mengenali IMEI1: Tekan *#06# — IMEI1 selalu ditampilkan pertama. Di Pengaturan → Tentang Ponsel, labelnya "IMEI (Slot 1)" atau cukup "IMEI." IMEI2 berlabel "IMEI (Slot 2)" atau "IMEI2."

Tidak perlu cek keduanya. Kalau Anda sudah verifikasi IMEI1 dan hasilnya bersih, tidak perlu cek IMEI2 juga. Satu kali cek IMEI1 sudah memberikan gambaran lengkap.


Cara Menemukan Nomor IMEI Samsung

1

Tekan *#06#

Buka aplikasi Telepon dan tekan *#06#. IMEI1, IMEI2 (untuk model dual-SIM), dan nomor seri akan langsung muncul. Cara ini berfungsi di semua HP dan tablet Samsung Galaxy yang punya konektivitas seluler.

2

Cek Pengaturan

Buka Pengaturan → Tentang Ponsel (atau Tentang Tablet). IMEI, nomor seri, dan nomor model ada di sana. Di versi One UI terbaru, juga di Pengaturan → Tentang Ponsel → Informasi Status.

3

Dus Asli atau SIM Tray

IMEI tercetak di stiker pada dus asli Samsung. Di beberapa model lama yang baterainya bisa dilepas, juga tercetak di bawah baterai. Di HP Galaxy terbaru, cek di tray kartu SIM.

4

Aplikasi Samsung Members

Buka aplikasi Samsung Members (sudah terinstal di semua perangkat Galaxy) dan tap tab Dukungan, lalu tap nama perangkat Anda di bagian atas. IMEI, nomor seri, dan detail model ditampilkan di sana.

Tips: Kalau Anda beli bekas dan belum pegang HP-nya, minta penjual kirimkan IMEI dari Pengaturan → Tentang Ponsel. Bandingkan dengan IMEI yang tercetak di dus asli — kalau tidak cocok, mainboard mungkin sudah diganti.

Kunci Keamanan Samsung: Knox Guard, MDM, Samsung Account & Google FRP

HP Samsung Galaxy bisa punya hingga empat jenis kunci keamanan yang berbeda. Masing-masing bekerja secara independen — satu HP bisa punya satu, beberapa, atau tidak satupun yang aktif. Memahami kunci-kunci ini sangat penting sebelum beli Samsung bekas, karena beberapa di antaranya tidak bisa dihapus dengan factory reset dan bisa memblokir akses ke HP secara permanen.

Knox Guard

Samsung Knox Guard adalah platform manajemen perangkat berbasis cloud yang memungkinkan operator, perusahaan asuransi, penyedia leasing, dan organisasi perusahaan untuk mengontrol HP Samsung dari jarak jauh. Terutama digunakan untuk perlindungan terhadap penipuan dan pencurian pada HP yang dibeli secara cicilan.

Cara kerja Knox Guard: Saat operator menjual HP Samsung secara cicilan, mereka mendaftarkan IMEI perangkat di konsol Knox Guard. Sejak saat itu, operator bisa mengunci HP dari jarak jauh, menampilkan pesan di layar kunci, membatasi instalasi aplikasi, mengontrol pergantian kartu SIM, bahkan menghapus seluruh data perangkat — semuanya tanpa akses fisik.

Alur status Knox Guard (dari dokumentasi resmi Samsung):

Perangkat Knox Guard melewati siklus status yang sudah ditentukan:

  • OFF — Perangkat tidak pernah terdaftar di Knox Guard, atau tidak pernah diterima ke dalam sistem. Ini status ideal untuk pembeli HP bekas. Tidak ada batasan apapun.
  • Pending — IMEI perangkat sudah diunggah ke konsol Knox Guard oleh reseller, tapi belum diterima oleh organisasi pengelola. Perangkat belum dikontrol.
  • Activating — Perangkat sudah diterima di Knox Guard, tapi belum terhubung ke internet untuk menyelesaikan aktivasi. Knox Guard akan otomatis aktif saat HP dinyalakan dan terhubung ke jaringan (dalam 7 hari setelah pertama kali dinyalakan).
  • Active — Perangkat sedang aktif dikelola oleh Knox Guard. Organisasi pengelola bisa mengunci, membuka kunci, mengirim notifikasi, membatasi aplikasi, mengontrol pergantian SIM, memblokir factory reset, dan menerapkan berbagai kebijakan. HP dalam status Active bisa dikunci kapan saja.
  • Locked — Organisasi pengelola sudah mengunci HP dari jarak jauh. HP menampilkan pesan di layar kunci dan benar-benar tidak bisa dipakai. Ini biasanya terjadi saat HP cicilan yang belum lunas.
  • Completing — Organisasi pengelola sudah menandai perangkat untuk dilepas. Ada masa tenggang 2 hari di mana ini bisa dibatalkan.
  • Completed — Manajemen Knox Guard sudah selesai. Knox Guard client dihapus secara permanen dari perangkat. Ini status yang aman untuk pembeli — artinya HP sebelumnya dikelola (misalnya HP cicilan yang sudah lunas) tapi sudah dilepas sepenuhnya. Perangkat tidak bisa dikunci lagi lewat Knox Guard.
Knox Guard tidak bisa dihapus dengan factory reset. Meskipun Anda menghapus seluruh data HP, Knox Guard akan aktif kembali saat perangkat terhubung ke internet. Hanya organisasi pengelola (operator, perusahaan asuransi, atau perusahaan) yang bisa melepaskan perangkat dari Knox Guard dengan menandainya sebagai "Completed."
Factory reset saja TIDAK membuktikan HP Samsung bersih. Knox Guard, MDM, dan Samsung Account Lock semuanya bertahan setelah factory reset — aktif kembali begitu HP terhubung ke internet (Wi-Fi atau data seluler). HP yang terlihat bersih dalam mode pesawat bisa langsung terkunci begitu online. Kalau Anda tidak bisa verifikasi IMEI sebelum beli, Anda HARUS menghubungkan HP ke internet saat ketemu penjual dan menyelesaikan seluruh proses setup awal — termasuk login dengan akun Google dan Samsung Anda sendiri — sebelum bayar. Kalau ada layar kunci, prompt pendaftaran enterprise, atau verifikasi akun muncul selama proses ini, jangan beli HP tersebut.

MDM — Mobile Device Management

MDM adalah kategori yang lebih luas dari software perusahaan yang memungkinkan organisasi untuk mengelola, mengkonfigurasi, dan mengamankan perangkat karyawan dari jarak jauh. Samsung mendukung MDM melalui Knox Mobile Enrollment (KME) dan Knox Manage, serta solusi pihak ketiga seperti Microsoft Intune, VMware Workspace ONE, dan ManageEngine.

Saat HP Samsung terdaftar di MDM, organisasi bisa menerapkan kebijakan password, membatasi aplikasi yang bisa diinstal, menonaktifkan kamera atau screen capture, mencegah factory reset, memblokir USB debugging, dan menghapus data perangkat dari jarak jauh.

Kenapa MDM penting saat beli bekas: Perangkat perusahaan yang dijual kembali — terkadang tanpa sepengetahuan perusahaan — mungkin masih terdaftar di MDM. HP mungkin berfungsi normal selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan, lalu tiba-tiba terkunci saat admin perusahaan menerapkan kebijakan baru atau menyadari perangkat masih aktif. Pendaftaran MDM bertahan setelah factory reset — saat HP terhubung ke internet setelah reset, otomatis terdaftar kembali ke sistem MDM organisasi tersebut. Tidak seperti Knox Guard, pendaftaran MDM mungkin tidak terlihat di cek IMEI standar — tapi dalam beberapa kasus, status Knox Guard bisa menunjukkan pendaftaran enterprise.

Cara cek manual: Di HP, buka Pengaturan → Biometrik dan Keamanan → Aplikasi Admin Perangkat. Kalau Anda melihat entri seperti "KC Client," "Knox Enrollment Service," atau aplikasi manajemen tidak dikenal lainnya, HP mungkin terdaftar MDM. Minta penjual agar organisasi menghapus profil MDM sebelum membeli.

Kunci Samsung Account (Reactivation Lock)

Kunci Samsung Account — juga disebut Reactivation Lock — adalah fitur anti-pencurian Samsung, mirip dengan Activation Lock Apple. Ketika diaktifkan lewat layanan Samsung Find My Mobile, HP memerlukan kredensial akun Samsung asli setelah factory reset.

Fitur ini terhubung ke akun Samsung (bukan Google), dan harus diaktifkan manual oleh pengguna di Pengaturan → Biometrik dan Keamanan → Find My Mobile → Reactivation Lock. Tidak aktif secara default di kebanyakan model.

Kenapa penting saat beli bekas: Kalau penjual factory reset tanpa menghapus akun Samsung mereka, HP akan meminta email dan password akun Samsung mereka saat setup. Tanpa kredensial ini, HP tidak bisa diaktifkan. Hanya pemilik akun Samsung asli yang bisa menonaktifkan ini — Samsung support hanya membantu dengan bukti kepemilikan (nota pembelian + IMEI yang cocok).

Sebelum beli: Minta penjual keluar dari akun Samsung (Pengaturan → Akun → Samsung Account → Hapus Akun) dan nonaktifkan Find My Mobile. Lalu hubungkan HP ke internet dan pastikan setup selesai tanpa meminta kredensial Samsung apapun. Samsung Reactivation Lock hanya aktif saat proses setup ketika HP online. Kalau mereka tidak bisa menyelesaikan proses ini di depan Anda, jangan beli HP tersebut.

Google Account Lock (FRP — Factory Reset Protection)

Factory Reset Protection (FRP) adalah fitur keamanan bawaan Android 5.1 ke atas — bukan khusus Samsung, tapi mempengaruhi semua HP Samsung Galaxy. FRP otomatis aktif saat Anda menambahkan akun Google dan mengatur kunci layar. Setelah factory reset (melalui recovery mode atau remote wipe), HP memerlukan kredensial akun Google yang sebelumnya terhubung sebelum bisa di-setup lagi.

FRP tidak bisa dideteksi lewat cek IMEI. Tidak ada database remote yang menyimpan status FRP berdasarkan IMEI — disimpan secara lokal di HP. Ini menjadikannya risiko yang hanya bisa diverifikasi dengan HP di tangan.

Kenapa penting saat beli bekas: Kalau pemilik sebelumnya factory reset HP Samsung tanpa menghapus akun Google mereka dulu, Anda akan terkunci di layar setup. HP akan menampilkan "Perangkat ini sudah direset. Untuk melanjutkan, masuk dengan Akun Google yang sebelumnya disinkronkan di perangkat ini." Tanpa kredensial Google yang benar, HP tidak bisa dipakai.

Sebelum beli: Minta penjual factory reset di depan Anda dari Pengaturan → Manajemen Umum → Reset → Reset Data Pabrik (bukan dari recovery mode). Kalau dilakukan lewat Pengaturan, FRP dihapus dengan benar. Setelah reset, langsung hubungkan HP ke Wi-Fi dan selesaikan seluruh proses setup awal. FRP hanya aktif saat HP terhubung ke internet selama setup — HP yang sudah direset tapi tetap offline akan terlihat bersih sampai online. Kalau HP meminta akun Google yang bukan milik Anda saat setup, jangan beli HP tersebut.

Jenis Kunci Siapa yang Mengontrol Bertahan Setelah Factory Reset? Terlihat di Cek IMEI? Cara Verifikasi
Knox Guard Operator / Asuransi / Perusahaan Ya — aktif kembali saat online Ya — lewat cek IMEI Jalankan cek IMEI Samsung dengan verifikasi Knox Guard
MDM Perusahaan / Organisasi Ya — otomatis terdaftar kembali saat online Sebagian — mungkin muncul sebagai Knox Guard Active Cek Pengaturan → Aplikasi Admin Perangkat di HP
Kunci Samsung Account Pemilik HP (akun Samsung) Ya — aktif saat setup saat online Tidak Minta penjual keluar dari akun + hubungkan ke internet saat ketemu
Google FRP Pemilik HP (akun Google) Ya — aktif saat setup saat online Tidak Minta penjual factory reset dari Pengaturan + selesaikan setup penuh online
Penting: Keempat jenis kunci ini hanya aktif kembali saat HP terhubung ke internet. HP dalam mode pesawat atau tanpa SIM/Wi-Fi mungkin terlihat benar-benar bersih. Selalu tes dengan koneksi internet aktif sebelum membeli.

Arti Hasil Pengecekan

Blacklist: CLEAN — Tidak dilaporkan hilang atau curian. Aman dipakai di semua jaringan operator.

Blacklist: BLACKLISTED — Dilaporkan ke blacklist. Diblokir dari jaringan seluler. Jangan beli.

Knox Guard: OFF — Tidak ada batasan kunci jarak jauh. Perangkat tidak pernah terdaftar di Knox Guard. Aman dibeli.

Knox Guard: Completed — Sebelumnya dikelola oleh Knox Guard (misalnya HP cicilan yang sudah lunas). Knox Guard sudah dihapus secara permanen. Aman dibeli.

Knox Guard: Active — Saat ini dikelola lewat Knox Guard. HP bisa dikunci dari jarak jauh kapan saja. Jangan beli kecuali penjual bisa membuktikan pelepasan.

Knox Guard: Locked — Organisasi pengelola sudah mengunci HP dari jarak jauh. HP saat ini tidak bisa dipakai. Jangan beli.

SIM Lock: Open (Unlocked) — Factory unlocked. Bisa dipakai dengan kartu SIM dari operator manapun di seluruh dunia.

SIM Lock: Locked — Terkunci ke jaringan operator asli. Harus di-unlock sebelum bisa pindah operator.

Garansi: Aktif — Garansi Samsung masih berlaku. Laporan menampilkan tanggal mulai dan berakhir yang pasti.

Garansi: Habis — Garansi sudah berakhir. Perbaikan dikenakan biaya penuh.

Cicilan: Tidak Ada — Tidak ada kewajiban finansial pada perangkat.

Cicilan: Ada — Perangkat masih punya kredit, leasing, atau cicilan aktif. Kalau pembayaran berhenti, operator bisa mem-blacklist HP.

IMEI Valid / Asli — Server Samsung mengenali IMEI ini. Perangkat adalah produk Samsung asli.

IMEI Tidak Ditemukan — Database Samsung tidak mengenali IMEI ini. HP mungkin palsu (KW/tiruan), refurbish dengan mainboard ganti, atau sudah dimodifikasi.


Mengapa Harus Cek IMEI Samsung Galaxy Sebelum Membeli?

Cek status Knox Guard & MDM

Knox Guard dan MDM memungkinkan operator atau perusahaan mengunci HP dari jarak jauh kapan saja. Factory reset tidak bisa menghapus kunci ini — Knox Guard aktif kembali begitu HP terhubung ke internet. Selalu cek status Knox Guard lewat IMEI sebelum membeli HP bekas.

Deteksi HP curian atau blacklist

Samsung yang masuk blacklist diblokir permanen dari jaringan seluler. Selalu cek pakai IMEI1 — IMEI2 bisa menunjukkan status bersih padahal HP sebenarnya diblokir. Penting saat beli HP bekas di Tokopedia, Shopee, atau OLX.

Verifikasi SIM Lock dan operator

Galaxy yang terkunci ke operator asing (misal T-Mobile US) tidak bisa dipakai dengan kartu operator Indonesia (Telkomsel, Indosat, XL). Pengecekan kami menunjukkan operator asal dan status kunci SIM.

Konfirmasi garansi Samsung

Garansi Samsung mencakup tanggal pasti: produksi, pengiriman, penjualan, dan berakhirnya garansi. Pengecekan kami menampilkan keempatnya, sehingga Anda bisa memverifikasi usia sebenarnya dan apakah masih bergaransi SEIN.

Identifikasi HP BM (Black Market)

HP BM — Samsung yang diimpor tanpa jalur resmi — tidak memiliki garansi SEIN dan mungkin tidak mendukung semua frekuensi operator lokal. Pengecekan kami menunjukkan Sold By Country dan Ship To Country — langsung terlihat apakah HP tersebut resmi atau BM. Ini berbeda dari pengecekan Kemenperin yang hanya mengecek registrasi pemerintah.

Verifikasi Samsung asli atau palsu

HP Samsung palsu (KW/tiruan/replika) banyak beredar di marketplace dan toko online. Cek IMEI kami memverifikasi perangkat langsung ke database resmi Samsung. Jika IMEI tidak ditemukan — HP kemungkinan palsu atau KW.


Cara Cek Apakah HP Samsung Curian Sebelum Membeli

Berbeda dengan iPhone yang memiliki iCloud lock yang terlihat, HP Samsung curian lebih sulit dideteksi. Itulah mengapa pengecekan IMEI sangat penting sebelum membeli HP bekas.

Berikut proses verifikasi lengkapnya:

Langkah 1 — Dapatkan IMEI yang benar. Minta penjual memberikan IMEI dari Pengaturan → Tentang Ponsel. Pastikan mereka memberikan IMEI1 (IMEI pertama yang tercantum). Jika hanya memberikan IMEI2, minta IMEI1 secara spesifik — IMEI2 bisa menunjukkan status bersih padahal HP sebenarnya diblokir.

Langkah 2 — Jalankan pengecekan kami. Masukkan IMEI1 di atas. Laporan Anda akan menunjukkan Status Blacklist, Status Knox Guard, dan Status Cicilan — tiga bidang kritis untuk mendeteksi HP curian atau bermasalah.

Langkah 3 — Periksa tanda bahaya:

  • Blacklisted — HP dilaporkan hilang atau dicuri dan diblokir oleh operator. Lakukan pengecekan lengkap di halaman Cek Blacklist IMEI.
  • Knox Guard: Active atau Locked — Perangkat terdaftar oleh operator, perusahaan asuransi, atau perusahaan dan bisa dikunci jarak jauh kapan saja.
  • Finance: Yes — Ada cicilan yang belum lunas. Jika pembayaran berhenti, HP akan masuk blacklist.
  • IMEI Not Found — Database Samsung tidak mengenali perangkat. Mungkin palsu (KW) atau mainboard sudah diganti.
  • Sold By Country tidak sesuai lokasi penjual — Bisa menandakan HP BM (Black Market) atau sumber mencurigakan.

Langkah 4 — Verifikasi langsung (sangat penting). Saat bertemu penjual, cek Pengaturan → Biometrik dan Keamanan → Aplikasi Admin Perangkat untuk enrollment MDM. Minta penjual untuk sign out dari akun Samsung dan akun Google di depan Anda, lalu lakukan factory reset dari Pengaturan (bukan recovery mode) untuk menghapus FRP. Setelah reset, segera hubungkan perangkat ke Wi-Fi atau data seluler — jangan bayar sebelum Anda menyelesaikan seluruh proses setup awal dengan HP terhubung ke internet. Knox Guard, MDM, Samsung Account Lock, dan FRP semuanya aktif kembali hanya saat perangkat online. HP yang terlihat bersih dalam mode pesawat bisa langsung terkunci begitu terhubung ke internet. Setup HP dengan akun Google dan Samsung Anda sendiri dan pastikan semuanya berfungsi sebelum membayar.

Jika Blacklist menunjukkan CLEAN, Knox Guard menunjukkan OFF atau Completed, Finance menunjukkan No, dan IMEI dikenali sebagai valid — HP kemungkinan besar aman untuk dibeli.


Model Samsung yang Didukung

Alat pengecekan kami mendukung semua perangkat Samsung Galaxy yang pernah dirilis:

Galaxy S26 Series (2026)
Galaxy S26 S26+ S26 Ultra
Galaxy S25 Series (2025)
Galaxy S25 S25+ S25 Ultra S25 Edge S25 FE
Galaxy S24 Series (2024)
Galaxy S24 S24+ S24 Ultra S24 FE
Galaxy S23 Series (2023)
Galaxy S23 S23+ S23 Ultra S23 FE
Galaxy S22 Series (2022)
Galaxy S22 S22+ S22 Ultra
Galaxy S21 Series (2021)
Galaxy S21 S21+ S21 Ultra S21 FE
Galaxy Z Fold
Z Fold7 Z Fold6 Z Fold5 Z Fold4 Z Fold3 Z Fold2 Fold
Galaxy Z Flip
Z Flip7 Z Flip6 Z Flip5 Z Flip4 Z Flip3 Z Flip Z Flip 5G
Galaxy A Series
A56 A55 A54 A53 A52 A36 A35 A34 A33 A26 A25 A24 A16 A15 A14 A06 A05
Galaxy M Series
M55 M54 M53 M34 M33 M15 M14
Galaxy F Series
F55 F54 F34 F15
Galaxy Note (legacy)
Note 20 Ultra Note 20 Note 10+ Note 10 Note 9 Note 8
Galaxy Tab (tablet)
Tab S10 Tab S9 Tab S8 Tab A9 Tab A8 Tab Active5 Tab Active4 Pro

Juga mendukung semua model Galaxy S, J, On, dan XCover seri lama.


Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

IMEI (International Mobile Equipment Identity) adalah nomor unik 15 digit yang diberikan ke setiap HP Samsung saat diproduksi. Nomor ini mengidentifikasi perangkat Anda secara spesifik di jaringan seluler. Samsung dual-SIM memiliki dua nomor IMEI — IMEI1 untuk slot SIM utama dan IMEI2 untuk slot SIM kedua. Temukan IMEI Anda dengan mengetik *#06# atau di Pengaturan → Tentang Ponsel.
Selalu cek IMEI1. Saat HP dilaporkan hilang atau dicuri, operator memblokir IMEI1 — identitas utama. IMEI2 bisa menunjukkan status bersih padahal HP sebenarnya diblokir. Garansi Samsung dan catatan Knox Guard juga diindeks berdasarkan IMEI1. Jika IMEI1 bersih, Anda tidak perlu juga mengecek IMEI2.
Ya. Pengecekan dasar kami gratis dan mencakup info model, status garansi, status blacklist, detail operator, dan tanggal produksi. Laporan lengkap — termasuk verifikasi Knox Guard, status MDM detail, dan informasi cicilan/pinjaman — tersedia sebagai layanan berbayar.
Knox Guard adalah platform manajemen perangkat jarak jauh berbasis cloud milik Samsung. Platform ini memungkinkan operator, perusahaan asuransi, penyedia leasing, dan perusahaan untuk mengunci, membuka kunci, membatasi, dan menghapus perangkat Samsung dari jarak jauh. Knox Guard umum digunakan pada HP cicilan — jika Anda berhenti membayar cicilan, operator bisa mengunci HP dari jarak jauh. Knox Guard tidak bisa dihapus dengan factory reset — ia aktif kembali secara otomatis saat perangkat terhubung ke internet setelah reset. Hanya organisasi pengelola yang bisa melepas perangkat dengan menandainya sebagai "Completed" di konsol Knox Guard.
Knox Guard "Completed" berarti perangkat sebelumnya terdaftar di Knox Guard (misal HP cicilan), tetapi organisasi pengelola telah melepasnya secara permanen. Klien Knox Guard diuninstall dan HP tidak bisa dikunci kembali. Ini adalah status aman — setara dengan HP bersih untuk semua keperluan praktis.
Knox Guard adalah platform cloud spesifik Samsung untuk kontrol perangkat — terhubung ke server Knox milik Samsung sendiri. MDM (Mobile Device Management) adalah kategori lebih luas yang mencakup solusi pihak ketiga seperti Microsoft Intune, VMware Workspace ONE, dan Samsung Knox Manage. Keduanya memungkinkan kontrol perangkat jarak jauh, tetapi status Knox Guard terlihat di pengecekan IMEI kami, sedangkan enrollment MDM pihak ketiga biasanya tidak. Cek Pengaturan → Aplikasi Admin Perangkat di HP untuk mendeteksi MDM.
FRP adalah fitur anti-pencurian Google di perangkat Android. Setelah factory reset, HP meminta kredensial akun Google yang sebelumnya tertaut. Status FRP tidak bisa dicek lewat IMEI — disimpan secara lokal di perangkat, bukan di database remote manapun. Untuk menghindari masalah FRP, minta penjual melakukan factory reset dari Pengaturan (bukan recovery mode), lalu hubungkan HP ke internet dan selesaikan seluruh setup di depan Anda. FRP hanya aktif saat perangkat online selama setup — HP yang dijaga offline setelah reset akan terlihat bersih.
Samsung Reactivation Lock adalah fitur keamanan yang terhubung ke akun Samsung (bukan Google). Saat diaktifkan melalui Find My Mobile, perangkat memerlukan kredensial akun Samsung asli setelah factory reset. Mirip dengan Activation Lock milik Apple. Ini tidak bisa dideteksi lewat pengecekan IMEI — minta penjual untuk sign out dari akun Samsung dan menonaktifkan Find My Mobile sebelum membeli.
Masukkan IMEI1 di alat pengecekan kami. Jika Status Blacklist menunjukkan "BLACKLISTED," perangkat dilaporkan hilang atau dicuri. Cek juga status Knox Guard — jika menunjukkan "Active" atau "Locked," perangkat mungkin diklaim asuransi atau memiliki cicilan belum lunas. Cek status Finance untuk pinjaman outstanding. Selalu gunakan IMEI1 untuk pengecekan blacklist, karena IMEI2 bisa menunjukkan bersih padahal HP diblokir. Untuk pengecekan blacklist khusus, gunakan halaman Cek Blacklist IMEI.
Masukkan IMEI di alat pengecekan kami. Kolom Carrier menunjukkan jaringan asal, dan kolom SIM Lock menunjukkan apakah "Open" (unlocked) atau locked. "Carrier: Open" berarti factory unlocked — bisa digunakan dengan kartu SIM apapun dari operator manapun di seluruh dunia.
Ya. Alat pengecekan kami menerima IMEI maupun serial number. Keduanya mengembalikan informasi perangkat termasuk model, garansi, dan detail produksi.
Masukkan IMEI di alat pengecekan kami. Jika server Samsung mengembalikan data perangkat valid (model, tanggal produksi, kode pabrik), HP tersebut asli. Jika hasilnya "IMEI Not Found" atau tidak mengembalikan data Samsung, perangkat mungkin palsu (KW/tiruan/replika). Verifikasi juga bahwa nomor model di Pengaturan sesuai dengan hasil pengecekan kami.
"Sold By Country" adalah negara di mana operator atau retailer membeli perangkat dari Samsung. "Ship To Country" adalah negara tujuan pengiriman Samsung. Jika keduanya berbeda, perangkat mungkin HP BM (Black Market) — diproduksi untuk satu wilayah tapi dijual di wilayah lain. Ini bisa mempengaruhi cakupan garansi SEIN dan kompatibilitas frekuensi operator. Pengecekan ini berbeda dari pengecekan Kemenperin/CEIR yang hanya mengecek apakah IMEI terdaftar di sistem pemerintah Indonesia.
Ya. Server Samsung menyediakan tiga tanggal: Tanggal Produksi (saat HP diproduksi), Tanggal Pengiriman (saat Samsung mengirimnya ke retailer), dan Tanggal Penjualan (saat pembeli pertama membelinya). Ini lebih detail dari kebanyakan merek lain dan membantu memverifikasi usia sebenarnya perangkat.
Ya. Alat pengecekan kami mendukung semua tablet Samsung yang memiliki nomor IMEI (Galaxy Tab S series, Tab A series, Tab Active series). Tablet Wi-Fi only tidak memiliki nomor IMEI dan hanya bisa dicek pakai serial number.
"Carrier: Open" berarti perangkat Samsung factory unlocked — tidak dijual melalui operator tertentu dan tidak memiliki pembatasan SIM. Bisa digunakan dengan kartu SIM atau eSIM yang kompatibel dari operator manapun di seluruh dunia termasuk Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, XL Axiata, dan Smartfren. Ini adalah status ideal untuk pembelian Samsung bekas.
Pengecekan IMEI Kemenperin (melalui sistem CEIR pemerintah Indonesia) hanya mengecek apakah IMEI perangkat terdaftar secara legal di Indonesia untuk digunakan di jaringan seluler domestik. Pengecekan kami berbeda — kami memverifikasi langsung ke database resmi Samsung untuk mendapatkan informasi detail: model, tanggal produksi, status garansi, status Knox Guard, status blacklist, SIM lock, dan informasi operator. Kemenperin mengecek legalitas registrasi, kami mengecek keaslian dan keamanan perangkat Samsung itu sendiri.
Ya. Pengecekan IMEI kami bekerja untuk semua HP Samsung asli, baik resmi (garansi SEIN) maupun BM (impor). Bahkan, pengecekan kami bisa membantu Anda mengidentifikasi HP BM — jika "Sold By Country" atau "Ship To Country" menunjukkan negara selain Indonesia, kemungkinan besar HP tersebut adalah BM/impor dan tidak memiliki garansi resmi Samsung Indonesia (SEIN). HP BM asli tetap memiliki IMEI yang dikenali server Samsung, berbeda dengan HP palsu (KW) yang IMEI-nya tidak terdaftar.

Layanan pengecekan berbayar kami menyediakan berbagai informasi lengkap tentang perangkat Anda.

*Tekan *#06# untuk mengetahui nomor IMEI ponsel Anda atau temukan di pengaturan ponsel.

©ImeiCheck.com